Tampilkan postingan dengan label Long Journey :)). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Long Journey :)). Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2012

CERPEN BELUM JADI,, (membekukan ide)

Pagi yang seperti biasa, aku bangun jam lima pagi. Cuma sholat shubuh dan melanjutkan agenda yang tidak boleh tidak untuk ditinggal yaitu tidur lagi, kalau kata orang pamali bangun siang nanti rejekinya dipatok ayam. kalu aku mah biarin aja, lagi pula kasihan banget tu ayam makan rejeki, apa kenyang??!

"tilulaaatt tiluliiit... boom boomm ceeeessss.." suara hapeku bunyi karena memang aku stel pas jam setengah tujuh.

yaah itulah kegiatanku sehari-hari, kecuali untuk hari libur jadwal part dua jam delapan pagi. Katanya sih ini enaknya jadi bujangan, kunikmati saja masa bujangku ini. Seperti biasa, setelah bangun langsung mandi soalnya kalau mandinya kepagian jadi ngantri sama adekku. Males banget!

Brrrr.. dingin banget nih mandi pagi di Wonosobo, walaupun sudah jadi suatu hal yang biasa tapi tetep aja ngrasa dingin, nggak tahu deh kenapa. Aku keluar dari kamar mandi  dengan menggunakan handuk biru bergambar boneka gajah kecil yang menutupi "barangku",
''bu.. mana celana yang kemarin aku pake?! perasaan aku taruh di belakang pintu" teriakanku dari dalam kamar
''itu celana udah bau banget, udah ibu cuci, bisa-bisa nya celana anak kuliahan bau tai ayam! emangnya kamu mainnya dimana?"jawab ibu penasaran
aku cuma diem, sambil berpikir oh ya kemarin aku kepleset di gang sebelah abis itu nemplok ke tai ayam. sial!!

didalam kamar kulihat-lihat pakaianku di lemari satu persatu, alu mix and match kaos dengan celana jeans hitam, hem kotak dengan skinny jeans. yeahh ternyata pas semua, apa mau dipake secara bersamaan. tapi tunggu dulu, ada yang kurang di lemari saya. oh no! celana dalam!!
"kampret! aku lupa beli celana dalam"
aku pikir ini menjadi seluruh masalah bagi semua cowok didunia. sekarang aku tanya sama cowok, seberapa sering kamu ganti celana dalam yang lama dengan yang baru? apakah tiap bulan? wow sangat spektakuler, ibarat final liga champion yang dilakukan tiap bulan. Ataukah 2 bulan? 3 bulan? setengah tahun? tahunan? DUA TAHUN? BELUM PERNAH GANTI SETELAH DISUNAT? ini baru spektakuler!!
rata-rata cowok memang tidak terlalu perduli dengan sesuatu yang sangat urgen itu, sesuatu yang menjaga "masa depan" kita, sesuatu yang wajib digunakan setiap saat, kapanpun dan dimanapun. kenapa sampai lupa? apakah disengaja? apa kamu tega melihat "si adik" kedinginan akibat rumahnya bolong? ngga cuma satu lubang tapi merata diseluruh bagian dari depan, belakang bawah, sampai kolornya pun seolah terkyak jaman. istilah jawanya itu mritili

Minggu, 05 Februari 2012

Merbabu  have millions memories :)

perjalanan yang saya lakukan pada tanggal 28 - 29 januari 2012. sangat menyenangkan dan mendebarkan! :).
perjalanan ini saya lakukan dengan teman-teman baru yang berasal dari banyak tempat. Yang pertama ada mas cuplis haryanto, teman yang saya kenal lewat jejaring sosial facebook. awalnya dia mengajak saya lewat wall yang dia kirim kesaya. tanpa pikir panjang saya langsung meng iyakan ajakan mas cuplis haryanto. sebenarnya saya masih agak ragu dengan ajakan tersebut karena saya juga belum pernah mengenal bahkan melihat mas cuplis secara langsung. tapi saya berpikir positif saja, kalau kita berniat baik Insya Allah semua akan aman terkendali.
dari perkenalan itupun saya mengenal teman-teman mas cuplis yang lain, yaitu ada mas koko, mas Aris, kemudian ada Jeny (cowok lho ya) :)
awalnya memang canggung dengan orang-orang baru, tapi mereka membuat suasana yang hangat, serasa saya sudah kenal lama dengan mereka. sangat menyenangkan!


 Saya berangkat dari rumah saya (Wonosobo-Jateng) menuju Magelang, tempat pendakian ke Gunung Merbabu. Waktu yang saya tempuh dari Wonosobo menuju Magelang dengan kendaraan umum kira-kira 3jam, ini sangat lama karena saya sempat di oper-oper dari bis satu ke bis lain. samapi di Terminal Magelang saya melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bis jurusan Magelang - Kopeng, perjalanan selanjutnya hanya setengah jam. 

 Perjalanan kami mulai menuju puncak dimulai pukul 12.30 siang (ba'da dzuhur). diperjalanan hamparan hutan lebat suasana khas pegunungan, dengan pohon yang berwarna orange ke merah-merahan. anda tahu sensasinya seperti apa? pernah menonton film Twilight? kurang lebih seperti itu pemandangan menuju puncak. Subhanallah.... hanya itu kata-kata yang bisa menggambarkan betapa bagusnya lukisan Illahi yang begitu sempurna. sesekali kami melihat ada kera yang sedang bergelayutan dipohon, memang disana kondisi alamnya masih lumayan bagus, masih terdapat hewan kera yang menghuni kaki gunung Merbabu. setelah bergumul dengan kekagumanku akan lukisan Illahi, kami sampai di Pos 3, tepatnya dibawah Jembatan Setan! wow kenapa harus diberi nama jembatan setan? baik, itu karena posisi jalur tiu yang lebarnya hanya sekitar 3 meter tapi sebelah kanan kita adalah jurang yang sangat curam, sedangkan sebelah kiri adalah kawah Merbabu. sangat mengagumkan!!



Jam menunjukkan pukul 4 sore, kami memutuskan mendirikan tenda disana, kebetulan badai angin yang begitu dahsyat datang. tak ada yang bisa kami lakukan selain berdian diri di dalam tenda dan mencari kehangatan. mas koko memutuskan untuk membuat sedikit cemilan kecil untuk penghangat tubuh, dia menggoreng pisang yang sengaja dia bawa dari rumah.tapi anda tahu dia menggorengnya dengan apa? dia menggoreng pisang dengan tepung bumbu sasa untuk adonan ayam goreng! anda bisa membayangkan rasanya? pisang goreng paling gurih yang pernah saya makan!hahaha apalagi pisang itu dicampur dengan adonan tepung bumbu dengan di lumatkan! tolong jangan coba-coba adegan ini dirumah karena ini sungguh tidak enak dimakan! ahahahhaa

kekonyolan demi kekonyolan pun terjadi, mas aris yang dari awal perjalanan kentut dan makan terlalu banyak, sampai di tenda pun dia tak bisa menghentikan nafsu kentutnya, dan itupun makin menjadi.
disisi lain Jeny juga sibuk dengan resletingnya yang rusak, parahnya dia tidak membawa celana cadangan! tak hanya itu, dia juga tidak membawa jaket dan perlengkapan untuk menghangatkan tubuh. kasihan sekali dia, merasakan 2 kali lipat kedinginan :D

Sedangkan mas Cuplis sibuk dengan perbaikan tenda yang mengalami perbaikan disana-sini akibat badai angin yang begitu kencang. Rencana kami untuk naik kepuncak pukul 3 pagi gagal karena badai yang tak kunjung reda. tapi iti tidak mengecilkan semangat kami. kami tetap semangat bahkan kami semakin berusaha untuk survive menghadapi kondisi terburuk sekalipun.





















dari kiri ada mas Koko, Cuplis, Jenny, mas Aris :)

dari kiri ada Jenny, saya, Mas Aris, Mas Koko